Minggu, 08 April 2012

22 KUNCI SUKSES


22 Kunci Sukses
1. SIKAP MENTAL

Sikap adalah kebiasaan pikiran atau pola pikir. Jika anda ingin mengubah sikap, anda harus mengubah pola pikir. Sebab kita adalah apa yang kita pikirkan.

Sikap anda mempengaruhi pandangan anda :

1.    Sikap anda mempengaruhi kepercayaan terhadap potensi yang anda miliki.

Bila anda memandang negatif pada diri sendiri, anda tidak akan menemukan potensi terbesar yang anda miliki. Hanya melalui pandangan positiflah anda akan melihat kemampuan terbesar yang anda miliki.

2.    Sikap anda menentukan cara anda memandang tantangan.

Bila anda bersikap negatif, anda akan merasa takut menghadapi tantangan, dan mundur sebelum bertempur.

3.    Sikap anda menentukan kepercayaan diri anda.

Pandangan negatif pada diri sendiri membuat anda merasa kurang percaya diri. Bila anda senantiasa memandang sudut positif dari diri anda, pasti menemukan kemampuan dan potensi yang terbaik diri anda, dimana inilah yang membangkitkan rasa percaya pada diri sendiri.

4.    Sikap anda mempengaruhi cara anda melihat kesempatan.

Bila anda bersikap negatif, kesempatan-kesempatan yang melintas dihadapan anda akan anda pandang secara ragu-ragu. Anda akan merasa pesimis melihat berbagai kesempatan itu. Anda tentu tidak akan berani menangkap kesempatan itu untuk di realisasikan.

Untuk meraih keberhasilan dalam hidup kita harus memiliki sikap yang positif.

2. SIKAP BERSYUKUR

Ketika anda memandang dunia dengan sikap bersyukur, anda sedang melatih diri untuk berfokus pada kebaikan dalam hidup.

Untuk dapat bersyukur kita perlu mengingat hal-hal yang positif. Hitunglah berkat-berkat yang kita sudah terima, sebutkan satu per satu. Dengan menghitung berkat ini kita akan tahu manakah yang lebih banyak antara berkat dengan masalah. Selain itu dengan menghitung berkat ini kita menghindarkan diri dari rasa tidak puas, yang berdampak tidak baik terhadap diri sendiri. Perasaan tidak puas ini mencerminkan bahwa kita masih kekurangan. Perasaan kekurangan yang begitu kuat akan berubah menjadi realitas hidup kita. Dia tunduk kepada hukum pikiran yang mengatakan bahwa bawah sadar kita akan merealisasikan apa yang dominan di dalam pikiran sadar kita. Dengan kata lain realitas hidup kita adalah pantulan dari isi pikiran kita.

Dengan bersyukur sesungguhnya kita juga sedang mendekatkan diri dengan sang Pencipta, bila kita dekat dengan Dia, maka kelimpahan akan mengelilingi kita. Inilah pentingnya bersyukur. Jadi bila kita ingin berhasil dalam hidup, perbanyak rasa syukur.

3. CITRA DIRI POSITIF

Cara anda memandang diri anda sendiri adalah cara orang lain akan memandang anda.
Satu unsur mutlak yang penting untuk mencapai keberhasilan adalah citra diri positif. Dunia beroperasi atas dasar hukum daya tarik : siapa dia anda dan apa yang anda pikirkan akan menarik kondisi-kondisi yang sama.
Bila anda mempunyai citra diri yang negatif, anda menarik hasil-hasil yang negatif. Bila citra diri anda positif, anda menarik hasil-hasil yang positif.

Keberhasilan dalam hidup, menuntut kita untuk membangun dan memiliki citra diri yang memadai, realistik dan positif. Kita harus mempunyai pondasi yang kuat sebelum membangun keberhasilan, dan pondasi itu adalah citra diri positif.

4. SASARAN HIDUP

Banyak orang bermimpi, tetapi tidak banyak impian yang kemudian di genapi.
Penetapan sasaran adalah aspek penting kesuksesan pribadi. Dengan membuat suatu sasaran yang sangat berarti dalam hidup kita, akan membuka semua potensi yang kita milik dan ini juga merupakah arah kehidupan yang kita inginkan.
Apa pun sasaran kita , peganglah erat-erat. Bertanggung jawablah, jangan biarkan kekalahan menghadang kita, pandanglah rintangan sebagai anak tangga ke arah yang benar, dan tetap penuhi pikiran kita dengan hal-hal positif.
Penetapan sasaran membawa impian kita dan mengubahnya menjadi kenyataan.  Ingatlah : Anda pasti dapat melakukan apa pun yang anda inginkan.

5. PILIHAN

Kekuatan Pilihan : Apa yang anda pilih akan menjadi kehidupan anda, mempengaruhi anda dan setiap orang di sekitar anda. Kekuatan pilihan dan konsekuensinya tidak di batasi oleh uang yang kita miliki atau tidak kita miliki. Prinsip alami dari menabur dan menuai selalu terjadi. Apapun yang anda tanam, baik secara fisik, spiritual, mental, finansial, hubungan dengan sesama, atau emosional, akan bertumbuh dan suatu hari anda menerimanya kembali dalam ukuran yang berlipat ganda. Konsekuensi itu bisa sangat baik atau sangat buruk, tergantung pada benih yang anda tabur.
Pilihan kecil yang kita jumpai setiap hari mungkin tampaknya sepele, tetapi pilihan itu juga dapat mempunyai potensi yang paling besar bagi masa depan kita. Tentukan pilihan yang tepat.

6. DISIPLIN

Disiplin itu suatu keharusan. Disiplin sangat penting untuk kesuksesan anda.
Bila anda tidak memiliki disiplin, anda tidak akan memiliki apa-apa. Bila anda tidak memiliki disiplin, tidak ada rencana yang dapat terwujud. Dengan berdisiplin dalam menjalankannya, rencana yang besar dapat terwujud.

Disiplin adalah latihan yang menghasilkan pola perilaku yang di inginkan, kebiasaan yang di harapkan, dan sikap yang membawa pada kesuksesan dalam kehidupan. Kebiasaan buruk tidak membutuhkan disiplin, tetapi kebiasaan baik yang anda inginkan membutuhkan disiplin.
Disiplin harus di ciptakan hari demi hari, tidak ada yang instant. Sesudah disiplin masuk ke dalam sistem anda, itu akan menjadi bagian yang alami dari semua yang anda lakukan.
Disiplin adalah sesuatu yang anda butuhkan untuk membawa anda sampai kepada tujuan. Dan setiap orang dapat menjadi atau melakukan apa saja yang mereka impikan sepanjang mereka memiliki disiplin.

7. PRIORITAS

Apa yang penting buat anda, itulah prioritas anda, dan biasanya anda hidup menurut prioritas anda. Prioritas adalah Kebiasaan, maksudnya bisa anda bentuk dan  di biasakan. Prioritas harus di tetapkan dan di laksanakan
Mengetahui prioritas anda jelas merupakan pilihan terbaik. Ketika orang-orang tidak menetapkan prioritas mereka akan sulit mengatakan tidak, bahkan ketika mereka tidak ingin melakukan sesuatu. Orang-orang yang sulit mengatakan tidak biasanya tidak menetapkan prioritas mereka.
Bila anda di minta untuk melakukan sesuatu yang bertentangan dengan prioritas, anda akan menolaknya dengan tegas.
Untuk sukses, kita harus mengatur prioritas-prioritas kita sendiri.

8. UCAPAN ADALAH JANJI

Satu-satunya harga yang lebih mahal dari pada menepati perkataan anda adalah tidak menepati perkataan anda. Perkataan anda adalah surat penjanjian anda.
Jadilah orang yang :
§  Dapat di percaya
§  Bertanggung jawab
§  Dapat di andalkan



9. INTEGRITAS

Bila satu-satunya yang anda miliki adalah integritas, anda memiliki lebih dari cukup. Itulah diri anda yang sebenarnya. Integritas dapat meningkatkan kepercayaan, penghargaan dan kehormatan anda.

Integritas itu nyata dan terjangkau dan mencakup sifat seperti :
§  Bertanggung jawab
§  Jujur
§  Menepati janji
§  Setia pada pekerjaan

Integritas terasa mengekang bagi orang-orang yang tidak ingin melakukan apa yang benar, tetapi membawa kebebasan bagi orang-orang yang menyadari manfaat integritas. Integritas pada dasarnya adalah soal hati.
Dalam perjalanan hidup anda bila anda pernah mendapati diri anda tidak mempunyai apa-apa kecuali integritas, sebenarnya anda mempunyai lebih dari cukup untuk memulai lagi.

10. FILSAFAT KEHIDUPAN

Mempunyai alasan atas apa yang anda lakukan, baik bersifat keuangan atau tidak, barulah setengah dari peperangan untuk menyesaikan sesuatu. Membuat filsafat kehidupan anda sendiri akan menolong memastikan bahwa anda benar-benar melakukan apa yang ingin dan perlu di lakukan.
Anda adalah penentu sasaran anda sendiri – anda adalah sang pencipta.
Untuk mencapai sasaran kita perlu memiliki filsafat kehidupan yang artinya anda mempunyai kesadaran akan sasaran, kesadaran akan penetapan sasaran, sikap yang menetapkan sasaran, dan kebiasaan untuk menetapkan sasaran.
Filsafat kehidupan ini merupakan aspek atau pendekatan terhadap kehidupan yang anda pegang erat. Bila beberapa aspek kehidupan ini di satukan, semuanya membentuk satu filsafat kehidupan yang memastikan anda menjalani kehidupan seperti yang anda inginkan dan anda butuhkan dan merumuskan filsafat kehidupan akan menjamin anda sampai kepada tujuan.
Sangat menyenangkan mengetahui arah tujuan anda dan apalagi akhirnya anda sampai ke sana ?
Mempunyai filsafat kehidupan bukan hanya akan membuat anda dapat mencapai apa yang di cita-citakan, melainkan akan mendatangkan hasil jangka pendek dan jangka panjang yang jauh lebih besar.
Mulailah menjalankan filsafat kehidupan anda hari ini !

11. MEMAAFKAN

Bila anda adalah orang yang di ampuni, anda tahu betapa menyenangkan rasanya. Namun, mengapuni orang lain tidak selalu terasa menyenangkan.
Jujur saja, tidak mudah mengampuni orang yang telah bersalah kepada anda, sebelum anda menyadari bahwa bila anda tidak mengampuninya, anda hanya akan terus menyakiti diri anda sendiri. Mengambil sikap mengampuni tidaklah mudah, tetapi hasilnya tak terhingga.
Orang yang tidak mau mengampuni atau memaafkan karena memaafkan itu  menuntut mereka melepaskan hak untuk marah. Memaafkan itu memang ada harganya, dan harga ini menimbulkan rasa sakit. Inilah yang membuat orang enggan memaafkan.
Ketidak mauan kita untuk mengampuni ketika sedang sangat sakit hati akan membuahkan sikap mengasihani diri sendiri dan kepahitan.
Dengan mengampuni, kita sedang melatih diri untuk menjadi kuat, percaya diri, bersukacita, mempunyai kedamaian, bahagia, dan mengasihi. Sifat positif ini akan mempengaruhi setiap segi kehidupan lainnya. Dan manfaat dari memaafkan adalah : memaksimalkan kreativitas, damai sejahtera, sukacita, dan kebebasan. Pengampunan seharusnya menjadi pilihan kita, tetapi itu selalu menjadi pilihan yang terbaik.

12. KEDAMAIAN

Ketika pikiran kita sedang kusut, kacau dan stress. Tidak mungkin kita bisa berpikir jernih, apalagi menghasilkan ide-ide kreatif. Kita cenderung emosional, mudah tersinggung dan marah. Dan ini semua dapat menghambat kinerja kita.
Kedamaian membawa kita pada kejenihan pikiran. Dimana kejernihan pikiran inilah yang kita butuhkan untuk menciptakan kreativitas, semangat dan antusiasme dalam bekerja.
Untuk mendapatkan kedamaian, relakan sedikit waktu untuk rileks, melepaskan ketegangan otot. Dengan melakukan kegiatan relaksasi, kita memulihkan kesegaran tubuh dan kesegaran pikiran.
Kedamaian ini harus kita ciptakan sendiri, dengan melakukan relaksasi sebetulnya kita menghadirkan kedamaian itu.

13. TERTAWA

Kehidupan itu tidak dapat kita prediksi atau kita atur sesuai keinginan kita, tetapi ada satu hal yang bisa anda kendalikan yaitu kemampuan anda untuk tertawa.
Bila anda kehilangan kemampuan untuk tertawa, anda kehilangan kemampuan untuk berpikir.
Bila anda menjalani hidup terlalu serius, anda akan semakin banyak memikirkan siatuasi negatif di sekitar anda. Ini akan menimbulkan kekecewaan, kurang iman, putus asa, dan kepahitan dalam hidup anda. Tetapi tertawa memampukan anda mempertahankan perspektif yang sehat.
Selalu ada alasan untuk tertawa dan untuk tidak tertawa, andalah yang harus menentukan mana yang akan anda lakukan.

Manfaat tertawa :

Tertawa itu baik bagi kesehatan anda. tertawa terbukti dapat menurunkan tekanan darah, menaikkan sistem kekebalan tubuh, dan memperpanjang usia anda. Punya uang atau tidak, seharusnya tidak kehilangan rasa humor.
Stress terbukti menjadi penyebab terbesar berbagai penyakit. Ada kaitan yang erat antara pikiran dengan tubuh kita. Jadi tertawa itu baik bagi anda.
Pepatah Jepang mengatakan keberuntungan selalu datang pada orang-orang yang tersenyum.

14. KASIH

Kasih adalah awal dari kesuksesan. Mengapa ? untuk sukses kita harus melayani. Pekerjaan kita adalah pelayanan kita. Untuk bisa melayani dengan baik, maka kita harus memiliki kasih di dalam diri kita.
Mempunyai kasih tidak membuat kehidupan menjadi sempurna, tetapi di tengah-tengah kenyataan hidup itu, kasih tampaknya selalu merekah. Karena kasih tak bisa di batasi oleh pikiran, emosi, ketakutan atau keterbatasan dari luar.
Walaupun kita mengasihi orang lain, belum tentu kita akan memerima kasih yang sama dari orang lain – inilah kenyataan hidup !. tetapi janganlah ini membuat anda menahan untuk mengekspresikan kasih kepada orang lain.

Kasih kepada diri kita sendiri
Kita harus mengasihi diri sendiri sebelum kita mampu mengasihi orang lain. Untuk bisa mengasihi diri sendiri, kita perlu untuk melihat kedalam diri sendiri, yaitu dengan mencari dan menemukan siapa diri kita sebenarnya.
Ketika kita mencari, kita akan mengetahui kemampuan dan kelemahan diri sendiri, dan ini harus bisa kita terima keberadaannya. Dengan menerima diri sendiri, maka kita akan merasa percaya diri dan bersemangat dalam hidup ini. Ingatlah banyak sekali potensi dan kemampuan yang baik di dalam diri kita, dan pandanglah semua ini, dengan demikian kita akan mampu mengasihi diri sendiri.
Jadi, Kepercayaan kepada diri sendiri adalah perwujudan dari kasih kepada diri sendiri.
Bila kita mengasihi diri sendiri, maka kita akan :
§  Sadar bahwa kita berperan dalam kesuksesan kita sendiri.
§  Bertanggung jawab pada diri sendiri.
§  Berkeinginan untuk mendisiplin diri.

Kasih kepada orang lain
Setelah kita mampu mengasihi diri sendiri, kasihilah orang lain, dengan cara :
§  Memberi perhatian
§  Mendengarkan
§  menghargai
§  Mengajukan pertanyaan
§  Menemukan minat mereka
§  Memperlakukan dengan baik
§  Berfokus pada kelebihan mereka
§  Mendorong

Dengan mengasihi orang lain melalui pelayanan, kita dapat merasakan sukacita, damai sejahtera, kekuatan, pengharapan, tawa dan masih banyak yang lain.
Sesungguhnya Kasih ini adalah suatu Kekuatan yang luar biasa yang mampu menarik siapa saja, sebab di dalam kasih terdapat campur tangan Tuhan.

15. MEMANDANG ORANG LAIN SETARA

Kita harus melatih hati dan pikiran untuk melihat orang-orang sebagaimana mereka sebagaimana adanya, tanpa membeda-bedakan. Bila kita mendiskreditkan seseorang tanpa memberinya satu kesempatan yang adil, kita juga rugi. Sebab kita semua mempunyai derajat yang sama. Mungkin hari ini seseorang itu adalah bawahan anda di suatu perusahaan, tapi suatu saat mereka bisa melampaui anda, karena potensi dan kemampuan dirinya dapat muncul kapan saja.

Bila kita memandang orang dengan derajar yang sama, kita akan lebih mudah bergaul dengan siapa saja, tidak ada lagi batasan-batasan di dalam hati kita. Umumnya yang membatasi diri kita untuk bergaul lebih bebas berawal dari pikiran yang cenderung untuk membeda-bedakan. Bila kita memiliki pandangan ini di dalam pikiran dan hati kita, maka kita tidak akan pernah di tolak. Di dalam bisnis kita tidak mungkin bergaul hanya dari satu kelompok tertentu, atau satu suku tertentu, karena masyarakat kita sangatlah majemuk. Di samping itu pekerjaan kita itu adalah pelayanan kita, jadi kita tidak mungkin hanya melayani kelompok tertentu saja, kita harus melayani siapa saja dari latar belakang apa saja. Pada akhirnya Kesuksesan itu adalah cara memandang orang lain dengan derajat yang sama.

16. DOA

Doa berarti berkomunikasi dengan Tuhan, berbicara kepada-Nya, dan mendengarkan Dia berbicara kepada kita. Doa adalah hubungan jangka panjang antara Tuhan dan kita. Mengapa kita perlu berdoa ?
Setiap orang memiliki kemampuan yang terbatas, kita membutuhkan pertolongan, kita membutuhkan bimbingan, kita membutuhkan berkat dan karunia-Nya. Oleh karena itu kita harus terus berkomunikasi dengan-Nya, agar kita menerima bimbingan, petunjuk dan dorongan, sehingga apa yang kita kerjakan di berkati.

Dari sudut pandang Neuro Linguistic Programing, di sebutkan bahwa kemampuan pikiran kita hanyalah maksimum 10 %, sedang sisanya yang 90 % berada pada bawah sadar kita. Bawah sadar menurut hemat saya adalah perwakilan dari Tuhan, dimana dia selalu terhubung dengan-Nya. Bila kita berdoa, tentu akan mendapatkan jawabannya, dan jawaban itu di sampaikan melalui bawah sadar kita. Jawaban atas doa-doa kita bisa berupa rasa percaya diri, semangat atau dorongan.

Menurut Wallace D Weattles, Jawaban atas doa adalah keyakinan ketika kita melakukan tindakan, bukan ketika kita mengucapkan.

17. KARUNIA DAN BAKAT

Jangan batasi diri anda. Dengan berfokus pada apa yang tidak kita miliki, kita membatasi diri kita. Kita juga membatasi diri kita dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Kita harus bebas dan tanpa batas.
Anda mampu mencapai apa yang anda cita-citakan bila anda tidak membatasi diri hanya pada apa yang anda kuasainya.
Ingatlah bahwa setiap orang memiliki bakat dan karunia yang telah di berikan oleh sang Pencipta, bakat dan karunia ini sangat besar. Apapun yang telah di berikan kepada kita, Dia ingin agar kita memakainya dengan bijaksana supaya bisa berlipat ganda.
Masalahnya kita sendiri suka menilai negatif pada diri sendiri, dan suka takut melepaskan comfort zone.
Cobalah untuk mulai mencari dan menemukan bakat terbesar yang kita miliki, kemudian belajar menguasai potensi diri kita itu.
Kalau kita memanfaatkan potensi yang kita miliki secara maksimal, dan terus melipat-gandakan, bersiap-siaplah karena akan terjadi ledakan.

18. HAK MILIK SANG PENCIPTA

Segala sesuatu yang ada di dunia ini bukanlah milik kita, itu semua adalah milik-Nya. Sebagai ciptaan-Nya, kita hanyalah sebagai pengelola ( manager ). Dia hanya mempercayakannya kepada kita untuk sementara waktu.
Bila kita sadar bahwa kita hanyalah sebagai pengurus, seharusnya pemahaman ini mempengaruhi setiap segi kehidupan kita, termasuk keuangan, waktu, kemampuan. Kita harus ingat, siapa yang memberi  bakat dan kemampuan kita. Bakat dan kemampuan ini juga datang dari Dia. Di berikan kepada kita agar kita bisa menjalani hidup yang sukses, sejahtera dan bahagia
Bila kesadaran ini sudah meresap di dalam pikiran dan hati kita, maka kita akan bersungguh-sungguh dalam mengurus semua kekayaan yang telah kita miliki, mengurusnya dengan baik, bijaksana, bertanggung jawab dan untuk tujuan memuliakan kebesaran sang Pencipta kita.

19. BEKERJA ADALAH PELAYANAN

Kebanyakan orang tidak puas dengan pekerjaan mereka, namun mereka tidak dapat melepaskan pekerjaan atau jabatan mereka itu karena kebutuhan, takut terhadap perubahan, tidak mempunyai visi, atau alasan lain yang melemahkan.
Kita harus sadar bahwa Pekerjaan kita adalah pelayanan kita. Pekerjaan dan pelayanan itu sesungguhnya sama. Bila kita merasa tidak puas terhadap pekerjaan kita, sebetulnya kita belum memahami apa makna dari sebuah pekerjaan itu. Nattan Eldon Tanner pernah mengatakan bahwa Pelayanan adalah sewa yang kita bayar untuk hak istimewa hidup diatas  bumi ini. Jadi kita harus bersedia melayani orang lain bila kita mengharapkan sukses dalam hidup ini. Oleh karena itu bila anda sedang bekerja :
§  Gunakanlah bakat dan kemampuan yang anda miliki secara maksimal.
§  Dalam mengerjakan segala sesuatu  hadirlah secara penuh – konsentrasi.

Apa yang anda kerjakan mencerminkan siapa diri anda yang sebenarnya. Dan suka-cita anda dalam bekerja mencerminkan kepuasan anda dalam pekerjaan itu.

20. MENJADI PEMIMPIN YANG BENAR

Peran pemimpin adalah sebagai pelayan. Melayani adalah bisnis yang baik.
Sebagai pemimpin yang melayani artinya :

1.    Menyediakan melebihi sekedar uang

Bila anda dapat menolong para pengikut atau karyawan anda mencapai cita-cita mereka, maka mereka akan menolong anda untuk mencapai cita-cita anda. Sebagai karyawan, mereka tentu mengharapkan gaji sebagai pendapatan yang bisa menghidupi keluarganya. Tetapi sebagai pribadi mereka juga mempunyai sasaran-sasaran dalam hidupnya.

2.    Memberi Perhatian

Perhatian merupakan ungkapan kasih, bila anda memberikan perhatian yang tulus kepada karyawan, tentu mereka akan senang dan menjadi loyal kepada anda. Dengan memperlakukan para pengikut / karyawan seperti anda sendiri ingin di perlakukan, maka semuanya menang.

3.    Memberi Penghargaan

Kita tidak mungkin bisa mengerjakan semua pekerjaan sendirian, kita tetap membutuhkan orang lain untuk membatu pekerjaan kita. Ketika kita merekrut orang yang cakap, berbakat dan kreatif, kita mempunyai potensi yang tidak terbatas, dan produktifitas perusahaan akan berkembang cepat.
Kita harus membiarkan mereka tahu bahwa kita menghargai, membutuhkan, dan menghormati mereka. Bila kita memberikan penghargaan yang pantas untuk mereka terima, mereka akan menjadi lebih pecaya diri, kreatif, penuh pengertian, memberi dan menguntungkan perusahaan.
Secara emosional setiap orang juga ingin mendapatkan pengakuan dan penghargaan. Kita harus mampu mengisi kebutuhan ini dengan melakukan hal-hal yang kecil terlebih dahulu seperti pujian saat prestasi mereka sangat baik, kemudian di tingkatkan seperti pemberian promosi jabatan.
Seorang pengusaha yang bijak selalu berkata kepada karyawannya “ anda bukan bekerja untuk saya, melainkan bersama saya “.

4.    Layak di percaya

Bila kita dapat di percaya, karyawan kita akan memperayai kita, tetapi bila kita mementingkan diri sendiri – egois, pelit dan tidak menepati janji, mereka akan mengetahuinya. Dan dalam jangka waktu tertentu, itu akan mengikis kepercayaannya. Menghancurkan harapan karyawan sama saja dengan merusak kepercayaan dan sukses jangka panjang kita sendiri.
Layak di percaya berarti juga mendengarkan karyawan kita. Layak di percaya juga berarti membantu memenuhi kebutuhan pribadi karyawan.

5.    Memberi Pengarahan

Sebagai seorang pemimpin kita tidak boleh memecah belah orang-orang yang ada di dalam organisasi itu, apalagi bertujuan untuk mencari keuntungan diri sendiri. Ini adalah sikap mental yang perlu di hindari, karena secara jangka panjang organisasi atau perusahan akan mengalami kemunduran.
Sudah menjadi tugas seorang pemimpin untuk memberikan pengarahan kepada para pengikut dan karyawanya, namun pengarahan yang di berikan seharunya adalah hal-hal yang benar, bukan untuk kepentingan pribadi yang sempit.

6.    Memberi Pelatihan

Nasihat, pengarahan dan pelatihan adalah hal yang serius yang perlu di lakukan oleh seorang pemimpin. Dengan memberikan pelatihan, karyawan itu akan memiliki keterampilan yang lebih baik sehingga mampu bekerja lebih baik. Bila karyawan telah mampu bekerja lebih baik, tentu kinerjanya akan lebih baik, dan perusahaan akan memperoleh keuntungan juga dari sini.
Janganlah kita memandang pelatihan ini dari segi biaya saja, tetapi anggaplah itu sebagai suatu investasi, dan suatu saat pasti akan kembali.
Ingatlah : mempunyai karyawan yang tidak terlatih adalah kesalahan pemimpinnya. Para karyawan yang terlatih dengan baik selalu menjadi satu aset terbesar pemimpin mereka.

7.    Harga Diri

Kebanyakan pemimpin lebih berpusat pada apa yang dapat karyawan lakukan dan bukan pada orang-orang yang bekerja pada nya. Kita harus membangkitkan harga dirinya, dengan cara yang pertama berfokuslah pada karyawan, dan selanjutnya berfokus pada hasil kerja mereka. Ingatlah bahwa bila anda meninggikan orang lain, maka anda akan di tinggikan juga.
Sebapai pemimpin, kita harus mampu membangkitkan harga diri seseorang, sebab bila seseorang merasa harga dirinya di tinggikan, dia akan menghormati kita, dan di dalam pekerjaannya dia akan bekerja lebih bersemangat dan produktif.
           
Kita harus sadar bahwa “ Pengikut atau karyawan harus di layani, karena ini adalah hal yang benar yang harus di lakukan “. Hukum cinta kasih mengatakan bila kita memberi, maka kita akan menerima.




21. MENGENALI DIRI SENDIRI

Melepaskan kesombongan dan keangkuhan

Kadang kehidupan ini membawa orang-orang ke bagian dasar kehidupan supaya akhirnya mereka dapat berada di puncak kehidupan. Mengapa ? karena dengan pengalaman ini membuat kita tidak sombong atau angkuh. Yang pada akhirnya membimbing kita untuk mengenal sang Pencipta yang telah memberikan bakat dan karunia-Nya kepada kita.
Berada pada dasar kehidupan merupakan pengalaman yang berharga, disini Iman kita di uji, agar tidak sombong dan membanggakan kehebatan diri sendiri.
Kesombongan dan keangkuhan dapat menghancurkan hidup kita.

Sebagai saluran berkat

Kita harus sadar bahwa sesungguhnya kita hanyalah saluran, bila kita ingin sukses dan menjadi orang yang luar biasa, jadilah saluran berkat Tuhan, maksudnya melaksanakan Kehendak-Nya.
Kita tidak bisa hanya mengandalkan pikiran kita sendiri, sebab pikiran kita terbatas. Kita harus mendapatkan dukungan dan bimbingan dari-Nya agar kita mampu menjadi orang yang sukses dan hebat sesuai kehendak-Nya.

Kita harus bersedia melepaskan keinginan kita sendiri, dan menyatukan keinginan-Nya dengan keinginan kita, dengan demikian Dia akan bekerja melalui diri kita. Untuk itu kita harus melepaskan atau menyingkirkan :
§  Melepaskan ego diri sendiri – keegoisan.
§  Melepaskan kemelekatan - ketamakan
§  Melepaskan keinginan
Yang mana semuanya ini bertujuan untuk menjernihkan pikiran, sehingga Kehendak –Nya dapat bekerja di dalam diri kita, membantu dan membimbing kita untuk mencapai sasaran.

Menangani konflik di dalam diri sendiri :

Konflik di dalam diri sendiri, lebih banyak penyebabnya adalah Ego Diri, Kemelekatan, Keinginan

§  Konflik intelektual ( Mental )
§  Konflik kekuasaan ( Emosional )
§  Konflik otoritas ( Emosional )
§  Konflik kegelisahan ( Emosional )
§  Konflik Spiritual

Konflik-konflik ini harus kita tangani terlebih dahulu, barulah pikiran kita menjadi damai, tenang dan jernih. Sebelum semua konflik ini terselesaikan, akan banyak hambatan yang menghadang jalan kita.

Tugas kita

1.    Menentukan Pilihan hidup.
2.    Percaya pada pilihan itu dengan segenap hati.
3.    Merasakan bahwa hidup kita sudah seperti yang kita inginkan.
4.    Bekerja dengan semangat dan antusias
5.    Pasrah, maksudnya tidak memikirkan hasilnya.

Sisanya biarkan Tuhan bekerja dan melaksanakan kehendak-Nya melalui diri kita.

Jangan memaksakan diri untuk menggunakan kekuatan diri sendiri, serahkan apa yang menjadi pilihan anda, dan biarkan Tuhan mengaturnya. Kalau kita tidak menjauhkan diri dari Tuhan, dan tetap bekerja dengan rasa percaya diri, semangat serta antusias, maka keberhasilan itu akan datang kepada kita.

22. ANDA INGIN DI KENANG SEBAGAI APA

Bagaimana anda ingin di kenang oleh orang lain ?
Kalau anda ingin di kenang sebagai orang yang jujur. Dari sekarang anda harus selalu jujur, dengan perbuatan itu akan mencerminkan siapa diri anda dan bagaimana orang lain akan menilai anda.
Realitas tindakan kita akan mencerminkan citra diri kita, karena apa yang kita lakukan mempunyai pengaruh yang besar daripada semua yang kita katakan.
Kita akan di ingat untuk apa yang benar-benar kita lakukan, bukan apa yang kita harap telah kita lakukan.
Perbuatan kita akan di kenang oleh orang lain. Maka jalanilah hidup anda dengan penuh makna.....

Rabu, 04 April 2012

UNTUK APA ANDA BEKERJA ?


Saya sering bertanya kepada teman saya satu pertanyaan :
“ untuk apa anda bekerja ? “ atau “ apa tujuan anda bekerja ? “. Pada umumnya mereka menjawab bahwa bekerja untuk mencari uang, lalu dari jawaban ini saya bertanya lagi : kalau anda sudah mendapatkan uang, untuk apa uang itu ? jawaban mereka bervariasi, ada yang mengatakan untuk membeli barang-barang yang mereka sukai ? ini biasanya jawaban yang muncul dari orang-orang yang masih belum berkeluarga. Bagi yang sudah berkeluarga, mereka mengatakan bahwa untuk membeli kebutuhan rumah tangga mereka.
Saya masih belum puas dengan jawaban mereka, dan kemudian saya masih bertanya lagi, kalau semua kebutuhan anda terpenuhi, sesungguhnya apa yang ingin anda peroleh dari semuanya itu ? Ya tentunya agar bisa bahagia, demikian jawaban mereka.
Aha…., rupanya tujuan akhirnya dari bekerja sebetulnya adalah untuk mencari kebahagiaan.
Saya masih belum puas, saya tanyakan lagi kepada mereka : apakah anda merasa puas dan bahagia ? sebagian ada yang merasa bahagia, namun ada juga yang masih kurang bahagia.
Kalau kebahagiaan adalah tujuan akhir dari bekerja, oleh karena itu dalam bekerja sebaiknya kita mempertimbangkan dua hal berikut ini :

Bekerja untuk memenuhi kebutuhan fisik

Setiap orang tentu membutuhkan sandang, pangan dan papan – anda membutuhkan makanan, membutuhkan pakaian dan membutuhkan tempat berteduh – agar bisa hidup layak. Untuk memperoleh ini semua, tentunya harus membutuhkan uang, dan uang yang bisa anda belanjakan bersumber dari pekerjaan anda. Oleh karena itu, orang harus bekerja agar dia bisa memperoleh penghasilan yang bisa di pergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Disini, umumnya orang kurang memperhatikan minat , bakat dan kemampuan yang di milikinya, dan memilih pekerjaan tanpa di landasi minatnya. Mereka hanya berpikir untuk bisa memenuhi kebutuhan fisiknya saja.

Bekerja untuk memenuhi kebutuhan jiwa

Bekerja adalah merupakan kesempatan untuk belajar , mengekspresikan diri – menyalurkan bakat, kemampuan, dan keterampilan yang di miliki – dan melayani orang lain. Bila anda mampu mengekspresikan diri sesuai dengan bakat dan keterampilan yang anda miliki dan melayani orang lain dengan sebaik-baiknya, anda akan mengalami kepuasan batin. Kepuasan batin dalam bekerja ini sangatlah di butuhkan agar kita bisa hidup bersemangat dan bergairah.
Disini, anda perlu memilih pekerjaan sesuai dengan minat dan kemampuan anda; dan menyenangi pekerjaan itu sehingga dengan demikian anda akan mencurahkan segenap perhatian, tenaga dan energi anda untuk pekerjaan itu. Selain itu anda pun akan dapat menemukan kesenangannya dalam mengerjakan pekerjaan itu.
Jika anda merasa berat mengerjakan pekerjaan anda, atau merasa terpaksa, inilah sinyal bahwa anda sebetulnya tidak menyukai pekerjaan tersebut, jadi bagaimana anda akan bekerja secara totalitas dan menemukan kesenangannya dalam bekerja. Ini agak sulit.

Dalam bekerja memang sudah seharusnya kita mempertimbangkan dua hal kebutuhan ini. Jangan hanya bekerja untuk memenuhi kebutuhan fisik saja – sandang, pangan, papan dan kesenangan saja – tetapi jauh lebih penting kita harus mempertimbangkan kepuasan batin kita sendiri – kebutuhan jiwa.
Kedua kebutuhan ini harus seimbang, karena diri kita tidak hanya berupa fisik – tubuh semata, namun kita memiliki jiwa yang perlu di hidupi juga. Kita juga harus memberikan makanan yang bergizi bagi jiwa kita.
Orang bekerja juga membutuhkan pengakuan dan penghargaan agar bisa hidup lebih bergairah, dan ini hanya bisa di peroleh kalau kita telah mampu menyalurkan kompetensi tertinggi yang kita miliki dan mampu memberikan nilai tambah yang sebesar-besarnya bagi orang lain. Dan inilah salah satu makanan yang bergizi bagi jiwa kita.

Salam Bahagia dan Sejahtera....

FILSAFAT KEHIDUPAN



Filsafat Kehidupan

Sekarang sudah banyak orang yang tahu bahwa untuk berhasil tentu harus memiliki suatu tujuan atau impian, tetapi masih ada orang yang tidak melakukan tindakan untuk meraih mimpi-mimpinya itu.

Mempunyai sasaran dengan alasan yang kuat atas apa yang kita lakukan – entah bersifat finansial atau bukan – barulah setengah dari perjalanan untuk menyelesaikan sesuatu. Agar benar-benar tergerak untuk berbuat sesuatu, kita membutuhkan suatu dorongan yang berasal dari dalam diri, yang dalam hal ini kita sebut sebagai filsafat kehidupan. Membuat filsafat hidup kita sendiri akan mendorong dan memastikan bahwa kita benar-benar melakukan apa yang ingin dan perlu di lakukan untuk mencapai sasaran itu.

Filsafat kehidupan adalah pendekatan terhadap apa yang ingin kita lakukan dalam hidup – bagaimana kita akan melakukannya.

Filsafat hidup menentukan arah, membangkitkan kesadaran dan mengerakkan diri kita untuk membuat perencanaan-perencanaan guna merealisasikan sasaran.
Filsafat hidup ini akan membimbing kita dalam menjalani kehidupan seperti yang kita inginkan dan butuhkan.

Setiap orang seharusnya mempunyai minimal satu filsafat hidup, ini perlu di tuliskan agar kita bisa membacanya lagi dan lagi, sehingga kita selalu ingat. Dengan menuliskan akan merealisasikan pemikiran dan mendorong kita memikirkan gagasan dengan lebih jelas. Setiap pemikiran yang di realisasikan akan memotivasi tindakan positif.
Membuat filsafat ini harus di sesuaikan dengan sifat-sifat diri kita dan selaras dengan sasaran hidup kita sehingga menjamin kita sampai pada tujuan kita.

Saya telah menyusun beberapa filsafat hidup saya sendiri, yang mana dapat saya uraikan sebagai berikut :

1.      Sikap positif

Apakah sebuah gelas setengah kosong atau setengah penuh tergantung pada cara kita memandang isi gelas itu. Dengan sikap positif saya memandang bahwa gelas itu setengah penuh. Saya pecaya bahwa setiap masalah itu pasti ada solusinya. Ketika saya menjalankan prinsip ini saya menjadi mampu untuk mengatasi berbagai masalah, hambatan dan rintangan, dan sekarang saya tidak perlu takut dan cemas lagi dalam menjalani kehidupan ini.
Sikap merupakan pilihan, dan saya memilih untuk bersikap positif terhadap apa pun yang saya temui.

2.      Percaya pada diri sendiri

Saya telah melatih diri saya selama bertahun-tahun untuk percaya pada diri saya sendiri. Saya melakukan ini karena saya tahu kelebihan dan kekurangan diri saya, dan kini saya menjalani hidup saya sesuai dengan kekuatan, kemampuan dan potensi yang saya miliki. Saya mau menjadi diri saya sendiri, bukan menjadi diri orang lain.
Melalui pembelajaran yang saya peroleh, saya menemukan bahwa kunci keberhasilan seseorang adalah terletak pada Kepercayaan pada diri sendiri, di mana kepercayaan ini muncul bila kita telah mampu menerima keberadaan diri kita sendiri.

3.      Berani mengambil resiko

Sasaran-sasaran yang telah kita tetapkan akan terwujud kalau kita berani mengambil tindakan dan berani mengambil resiko terhadapnya.
Kalau kita sudah percaya pada sasaran kita, resiko itu pasti bisa kita atasi. Kita menjadi gigih dan tidak mudah putus asa ketika mengalami kegagalan.
Kalau dulu saya tidak berani keluar dari sekolah Pembangunan Jaya. Saya beranikan diri untuk menempatkan diri saya pada posisi yang sulit agar saya bisa berkonsentrasi penuh pada sasaran saya. Saya percaya bahwa kegagalan itu hanyalah bersifat sementara, dan masa-masa sulit itu justru yang bisa membuat diri saya semakin tangguh.
Menurut pandangan saya bahwa gagal itu tidak ada kecuali kita berhenti mengupayakan tercapainya sasaran kita sendiri. Bila kita masih terus berjuang, maka itu bukan berarti gagal, itu adalah proses yang harus kita lalui.

4.      Damai dan tenang

Saya percaya untuk mencapai keberhasilan kita perlu merasa damai dan tenang terlebih dahulu, barulah ide-ide atau gagasan-gagasan yang kreatif akan muncul. Oleh karena itu sejak beberapa tahun yang lalu saya mulai menjalani hidup saya yang damai dan tenang. Saya mengupayakan kedamaian dan ketenangan ini dengan menjalankan sholat 5 waktu disertai sholat sunah. Secara perlahan tapi pasti, saya mengupayakan untuk melepaskan ego saya sendiri, saya belajar untuk menjadi sabar, saya belajar untuk tidak berprasangka buruk, belajar menerima keadaan apa adanya.
Saya merasakan sendiri bahwa kedamaian dan ketenangan ini banyak membantu dalam kehidupan saya saat ini.

5.      Melayani dengan sebaik-baiknya

Dalam hidup ini kita memang harus melayani, sebab melalui pelayanan inilah kita bisa hidup sukses dan bahagia.
Prinsip ini saya aplikasikan dalam hidup saya saat ini, karena saya percaya kalau kita mau sukses kita harus memberi terlebih dahulu, barulah kita akan menerima. Kita tidak mungkin menerima sebelum kita memberi.
Kepada klien-klien, saya berusaha memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya, dengan begitu saya juga akan mendapatkan yang terbaik.

Inilah 5 hal yang menjadi filsafat hidup saya saat ini, dan ini lah yang mengarahkan saya untuk melakukan tindakan-tindakan yang di perlukan.

Sekarang saat bagi anda menyusun filsafat hidup anda sendiri. Luangkan waktu untuk menggali dan menemukan sifat-sifat yang sesuai dengan filsafat hidup anda;  selaraskan dengan sasaran hidup atau tujuan tertinggi yang ingin anda capai dan kemudian tuliskan filsafat hidup ini dan bawalah kemanapun anda pergi. Filsafat hidup ini sebaiknya di susun hingga sempurna, sesuai dengan jiwa kita dan tidak ada benturan-benturan di dalam diri sendiri. Bila benturan itu masih terjadi, tentu kita harus segera memperbaikinya. Intinya bahwa filsafat hidup ini seharusnya bebas dari konflik-konflik internal – di dalam diri dan memotivasi.
Selanjutnya bacalah setiap hari – di pagi hari – sebelum anda mulai bekerja, renungkan apa yang bisa anda lakukan hari ini. Di malam hari bacalah kembali dan renungkan apa yang akan anda kerjakan esok hari.
Bila filsafat hidup ini telah meresap di dalam jiwa kita, dia akan menjadi sebuah sistem kita, dan secara otomatis kita akan bersikap sesuai dengan nya.

Pembaca yang budiman, mempunyai filsafat hidup ada manfaatnya, dengan memiliki filsafat hidup berarti kita mempunyai arah yang jelas, kita akan tahu apa yang benar yang harus dilakukan untuk mencapai sasaran hidup. Bila kita melakukan hal-hal yang benar, kita pasti mampu untuk mencapai sasaran…………........


Rabu, 21 Maret 2012

17 RESEP KREATIF DALAM MENANGANI MASALAH SISWA

17 RESEP KREATIF DALAM MENANGANI MASALAH SISWA Kata kreatif dalam proses belajar mengajar maknanya bisa diperluas dalam berbagai macam segi. Salah satunya adalah kreatif dalam mengelola perilaku siswa. Jika anda masih percaya bahwa ‘mengancam’ siswa adalah jalan satu-satunya meningkatkan kedisiplinan atau kepatuhan siswa, saran saya ubah pandangan tersebut. Mengancam erat kaitannya dengan kekuasaan, yang berkuasa mengancam yang tidak punya kekuasaan. Guru mengancam siswa, atau jaman sekarang sudah terjadi siswanya yang malah mengancam gurunya. Melalui tulisan ini saya akan berbagi mengenai cara kreatif dalam mengelola perilaku siswa. 1.Harga diri siswa adalah hal yang paling utama. Cobalah menegur siswa dengan kata-kata yang merendahkan atau membuat ia malu di depan teman-temannya. Dipastikan sampai dewasa ia akan dendam pada anda sebagai gurunya. 2.Semua siswa adalah yang utama. Jika anda merasa siswa pintar adalah segalanya, mulai sekarang hapus pandangan tersebut. Semua siswa pintar tergantung dari mana kita memandangnya. Fokus hanya pada anak yang pintar dan memandang sebelah mata pada anak yang menurut anda kurang pintar hanya akan menambah masalah baru. Bersikap adil pada semua anak jauh lebih utama dan lebih baik. 3.jadilah guru yg jadi bagian dari penyelesaian masalah dan bukan bagian dari masalah 4.Inti dari pengelolan kelas adalah sabar dan berprasangka baik, caranya jangan beri label siswa 5.Anda mengharapkan siswa menjadi siswa yang baik, sopan, sabar, bekerja keras, berkata halus dan bermuka manis? Jadilah perubahan yang anda minta di kelas, caranya dengan terlebih dahulu memberi contoh saat kita ada di kelas. 6.Teaching is 90% relationship building 10% content, menurut anda? 7.Diminta duduk di tempat yg sama selama 7-8 jam dan masih diminta utk duduk diam & tenang, itulah nasib siswa kita 8.‘mood’ guru boleh turun naik, namun cara memperlakukan siswa mesti sebaik & seadil yg kita mampu 9.Lakukan banyak variasi dlm mengajar, dijamin anda bebas dari masalah perilaku siswa di kelas 10.Sikap saling menghormati saat di kelas sangat penting demi membentuk kelas yg kondusif, will you respect your student? 11.guru tahu dan mengerti apa yg jd kesukaan/hobi siswanya, jalan masuk utk bisa kendalikan perilaku siswa 12.Bagaimana guru bersikap, seperti itulah siswa akan bersikap di kelasnya 13.kunci utama sukses dalam mengelola kelas adalah sikap dan perilaku guru dlm keseharian 14.ciri guru masa kini; jarang duduk di belakang mejanya 15.marahlah sambil tersenyum dalam hati, marah beneran saat siswa ribut di kelas cuma akan menambah rusak suasana 16.pelihara ‘mood’ anda, untuk subyek yangg anda ajar dan mengelola perilaku siswa di kelas 17.minimalisir suasana gaduh di kelas, caranya pasangkan siswa dalam kelompok atau partner 18...............................................

TIPE GURU YANG ADA DI SEKOLAH

Tipe-tipe guru yang ada di sekolah Tulisan ini saya kopi paste dari tulisan Guru Kreatif silahkan menikmati Nah, teman saya yang pertama saya juluki guru “ G” alias Google Maniak kok.. Gaptek ya? Guru ini dari perangkat mengajarnya jelas adalah copy paste perangkat guru lain dari sekolah lain, atau hasil dari searching dengan google karena dibawahnya ada nama SMA lain bukan SMA kami (lupa ngapus kali ya..atau tak tau caranya hehe…)……terus ..media power point yang digunakan dalam pembelajaran adalah hasil download juga karena nama pembuatnya tertera disana tentunya bukan nama dia….dan yang ditampilkan materinya nggak nyambung dengan materi yang dia bawakan waktu itu….! sepertinya ini guru cari aman saja, jika ditanya perangkat? jawab ada, ada buat media? jawab ada. Mengerti cara buatnya…..Entah….! pernah saya sedikit usil meminta guru tersebut memperbesar gambar dalam media power point itu….dan jawabnya adalah : tidak bisa pak, laptop ini programnya 2007 pak? saya buatnya di program 2003! ooo….. Akhirnya saya mengangguk2 geli dan bertanya dalam hati….”trus perangkat dan media ini darimana ya…..!” Dari cara mengajarnya saya liat adalah dengan membaca saja apa yang tertulis di media tersebut, kemudian catat …tanpa ada penjelasan lebih lanjut! Kelas hening hingga akhir…..Good! Saya sadar ibuk ini sudah tidak muda lagi, sudah 45 tahun. Mungkin wajar kurang pandai mengoperasikan komputer karena dizaman dia kuliah belum mengenal yang kayak gini. Mungkin dia upah orang lain untuk ini semua. Tapi sebagai guru kita harus berkembang setiap hari, tidak boleh stagnan. tidak boleh jalan ditempat! kita harus mengikuti perkembangan teknologi! Berat memang…. Teman kedua, saya juluki si ” O” alias Omdo/Omong2 Doank… Pak guru ini Tipe guru santai, masih muda baru 33 tahun! Ditanya perangkat tidak ada, Masih pakai yang lama katanya …perangkat lusuh tujuh tahun yang lalu seperti tertera di cover TP 2003/2004! Ditanya media, waduh…..tak sempat pak..lupa nanti pasti saya buat pak! beliau ini tidak bawa buku paket ke kelas, hanya bawa spidol saja…hebaat! Mengajarnya rame memang, penuh dengan Omongan, Kosong materi, Cerita kesana kemari, Materi hanya garis besar saja! Papan Tulis lumayan bersih hanya judul dan panah -panah bercabang 5 sub bab materinya! Luar biasa bapak ini cocoknya jadi dosen saya saja! heheheee…. Beginikah kita menghadapi siswa??? mereka bukan mahasiswa lho pak? Olalala….. Teman ketiga saya guru yang mengajar Matematika saya juluki si “B” alias Beringas! Alhamdulillah, perangkat pembelajarannya lengkap dan rapi! Hari itu rumus yang diturunkan panjang sekali dan sepertinya lagi berbicara dengan papan tulis. Siswa-siswi saya perhatikan mulutnya terngangak! alis ngantuk…..! ketika guru itu berbalik, dan siswa tadi keperegok menguap! Doni, cuci muka sana! ” hardik guru ini. Dan beliau kemudian berceramah panjang lebar! marah-marah! kamu ini…..kalo begini…maka…..dengan tangan diacung2 kan seperti sedang orasi partai! Saya menerawang jauh ke guru matematika saya zaman dulu. Galaknya persis sama….! Apa nggak ada ya guru matematika yang ramah…..humoris….sampe sekarang…ampuuuuuun…….! Ketika siswa diminta maju kedepan untuk mengerjakan soal, hanya satu orang saja yang maju. soal-soal berikutnya siswa itu lagi….dan soal setelah itu, siswa itu lagi…dan soal terakhir lagi-lagi siswa itu! yaaaach…… Teman saya keempat, saya juluki guru ” L” alias LKS berjalan….. Ya, Perangkat pembelajaran persis dengan LKS, bolehlaah….media ya LKS itu laaah! Proses pembelajaran adalah Diskusi dan mengisi LKS, kemudian dikumpulkan dan ditanda tangani! Jangan lupa ringkas LKS nya ya anak-anak ….! minggu depan catatan nya ibuk periksa, okey! …..materi LKs sudah ringkas, diringkas lagi……Hahay…..! Guru ke -5 , saya juluki si ” O” lagi, yaitu : Otaknya sedikit Ngeres…. Bapak ini suka jalan-jalan keliling dalam kelas, ramah memang (ramah=rajin menjamah) siswi cantik….! Sambil bergurau masih sempat tangannya dibahu siswi yang cantik dikelas itu sambil berkata” coba Desi, kamu kedepan tuliskan jawaban mu? …….Saya perhatikan matanya “Nakal” memang……! Siswi tadi berusaha dengan kikuk menghindarkan tubuhnya…….lalu Bapak ini beralih ke siswi lain…..Menusuk kan telunjuknya ke pinggang seorang siswi……..”Kamu, Dah siap belom! teriaknya! Siswi tadi terkejut, tentunya geli sambil teriak “Bapak, nie!!!! Waduh…..Memang sepintas lalu Siswa siswi akrab dengan bapak yang satu ini, karena suka bergurau dan melempar anekdot dikelas, kadang anekdotnya pon kadang ada unsur “hot” nya juga…….Gaya menjelaskannya okelah, tapi……. Dan Guru ke 6 saya juluki guru “K” alias Kutu Buku, Catat Sampai Habis Guru ini suka duduk manis di depan, sambil mendiktekan materi pembelajaran, dan siswa/i nya mencatat. Setelah selesai, siswa/i didiktekan soal-soal…….kerjakan, kumpul lalu pulang…. Itulah kisahku, bagaimana kisahmu?????????????????

Senin, 19 Maret 2012

SEKELUMIT PETUAH.......

Dunia ini dan segala isinya bersifat fana, artinya akan musnah atau hancur pada saat nanti. Sehebat apapun manusia untuk mempertahankan dirinya dengan menjaga kesehatan agar ia bisa hidup lama di dunia ini, pasti maut juga akan datang menjemputnya. Begitu pula halnya sebesar apapun dirinya untuk menjaga tubuhnya agar tetap awet muda, baik dengan kosmetik, operasi plastik dll, tentu dia tidak bisa menghindar dari bertambahnya umur. Semakin lama ia hidup di dunia atau semakin bertambah umurnya di dunia pada hakikatnya semakin dekat ia kepada kematian. Akan tetapi banyak yang tidak sadar, dengan seiringnya waktu dan umurnya pun semakin bertambah malah membuat ia lupa bahwa kematian sedang menghampirinya tanpa ia ketahui. Karena itu tanda orang yang lalai dari kematian adalah semakin bertambah umurnya semakin ia tidak merenungi akan dirinya bahwa suatu saat entah besok atau lusa, minggu depan atau bulan depan ia akan mati. Seiring dengan itu di hari kelahirannya atau yang biasa di sebut dengan ulang tahun dengan bangganya ia bawa dirinya poya–poya, hura–hura, bersuka ria dengan gembiranya. Ada yang melaksanakannya dirumah, di hotel–hotel, di gedung, restoran, kafe, bahkan ada yang merayakannya ke tempat–tempat hiburan malam seperti diskotik, karaoke & pub dsb. Akan tetapi lain halnya mereka yang mengerti akan hakikat kehidupan, bahwa tidak lah ia hidup di dunia ini melainkan hanya sementara semakin bertambah umurnya semakin dekat ia akan kematian maka mereka tidak akan membanggakan dirinya dengan perayaan–perayaan yang melampaui batas. Justru ia bawa dirinya kepada hal–hal yang mendekatkan dirinya kepada Tuhannya. Kalau pun juga ia mengadakan suatu perayaan hanyalah sebatas rasa syukur ia kepada Tuhannya dengan dianugrahkan Nya rahmat dan nikmat atas dirinya. Hidup di dunia tidak lain seperti seorang pengembara yang pergi ke suatu tujuan lalu berhenti sebentar di bawah pohon untuk beristirahat. Tentu ia tidak selamanya berhenti, pasti ia akan meneruskan perjalanannya untuk mencapai tujuan yang di inginkannya. Begitulah halnya hidup di dunia, hanya sebatas tempat peristirahatan ruh untuk memulihkan daya ingatnya kepada Tuhannya. Dan ia jaga dirinya di dalam peristirahatan itu agar ia tidak tertidur atau terlena, karena kalau sampai ia tertidur maka ia akan hanyut di dalam bayangan–bayangan (mimpi) yang semakin membuatnya terlupa kepada tujuan nya yang sebenarnya. Bayangan–bayangan (mimpi) itu adalah segala keadaan yang ada di dalam kehidupan dunia ini, yang dinyatakan Allah dalam firman Nya sebagai permainan dan senda gurau. “Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu”. (QS, Al – Hadiid : 20) Di ayat yang lain Allah pun menegaskan : “Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui”. (QS, Al – ‘Ankabuut : 64) Karena itu sudah sepantasnyalah kita bangun kan diri kita dari kelalaian yang mungkin selama ini kita terlena di dalam kehidupan dunia sehingga membuat kita lupa kepada tujuan hidup yang sebenarnya yaitu Allah SWT. Orang yang hatinya hidup atau terbuka adalah mereka yang apabila di ingatkan tentang kebenaran, mereka mau mendengarkan dan mau merenungkannya serta bangun dari kelalaiannya selama ini......

W A K TU D U N I A